| |
Rubrik |
Statistik Web |
Visitors : 208319 visitors
Hits : 3093 hits
Month : 1213 users
Today : 56 users
Online : 6
users |
|
|
 |
|
Selamatkan Wajah Kota Yogyakarta Senin, 18 Agustus 08 - oleh : abaz
Sumber: Kompas
YOGYAKARTA dulu berbeda dengan sekarang. Menikmati Yogyakarta berarti kita menikmati lalu lintas jalan raya kota yang mulai padat dan berisik oleh raung kendaraan bermotor.
Terutama musim liburan, sepeda motor dan mobil pribadi berlomba menyesaki ruas jalan protokol kadang harus merayap menuju pusat kota. Polisi terlihat sibuk mengatur kendaraan bermotor tidak jauh dari lampu lalu lintas yang tidak berfungsi karena listri padam. Genset pun digunakan untuk menolong pengaturan lampu.
Banyak orang punya kesan kota ini berbudaya dan ramah. Tapi warga setempat tahu betul perubahan yang terjadi pada raut wajah kota mereka. Transportasi seperti becak, andhong dan sepeda yang telah mempertahankan ikon kota ini sejak lama, mulai goyah dengan banyaknya kendaraan bermotor.
Menangkal penyakit kekacauan transportasi dan lalu lintas kota yang akut, pemerintah daerah bersama pihak swasta pun menciptakan angkutan masal berupa bus Trans Jogja yang nyaman dan aman untuk menekan jumlah kendaraan bermotor pribadi.
Banyak kalangan berharap langkah menciptakan transportasi masal tersebut dapat memanusiawikan warga dan menyelamatkan andhong, becak, serta sepeda yang meskipun tradisional namun terbukti lebih ramah lingkungan.
Sebuah langkah kota berbudaya di tengah gempuran teknologi bidang transportasi. Tapi modernisasi tetap berwajah ganda. Di satu sisi diidamkan namun di sisi lain menghancurkan. kirim ke teman | versi cetak
Tidak ada komentar tentang artikel ini.
Formulir Komentar | Aturan >>
|
|
 |
|
Pencarian |
Kalender |
Jajak Pendapat |
Link Dosen |
Topik Forum Terbaru |
Sindikasi Berita |

Contact Person |
Team Pengembang Portal
|
|